Perawatan Motor Setelah Turun Mesin

Bagaimana Perawatan Motor Setelah Turun Mesin ?

Turun mesin memang acap kali dialami oleh kendaraan yang sudah berumur. Seperti halnya yang terjadi pada mesin motor. Terkadang juga karena pemakaian komponen mesin yang melewati batas kewajaran. Anda hanya perlu mempelajari seperti apa sih cara perawatan motor setelah turun mesin?

Bagi sebagian besar orang, ketika mendengar kata turun mesin, pasti akan merasa menyeramkan. Dan bingung apa yang harus dilakukan setelahnya. Jangankan ke sana, untuk melakukan turun mesin saja, pasti sudah cukup binging memutuskannya. Padahal, hal tersebut memanglah lumrah terjadi pada kendaraan dengan beberapa faktor.

Seperti Apa Ya Perawatan Motor Setelah Turun Mesin Yang Tepat?

Agar Anda tak kebingungan terus menerus, simaklah ulasan pada website https://www.otoplus.co.id/ berikut. Agar Anda bisa tenang dan mulai menjaga mesin kendaraan Anda terutama motor dengan baik. Apalagi kalau mesin motor tersebut sudah pernah turun mesin. Berikut ulasan perawatan motor setelah turun mesin yang tepat!

1. Pola Berkendara

Hal pertama yang wajib untuk mulai Anda ubah ialah pola berkendara. Ketika motor yang Anda miliki sudah pernah mengalami turun mesin, alangkah baiknya untuk mulai Anda perbaiki pola berkendara Anda. Kebiasaan – kebiasaan negatif harus Anda hindari saat mengemudi. Gunakan pola yang tepat ketika melintasi tanjakan atau turunan.

Hindari genangan air yang berada di tengah jalan. Jangan berkendara dengan motor tersebut saat banjir terjadi. Jika Anda ingin mulai melaju dengan cepat, jangan langsung digeber, tapi tambahlah gas secara perlahan – lahan saja. Agar mesin baru pada motor Anda ini bisa lebih menyesuaikan kembali pada porsinya untuk berkendara.

2. Kinerja Mesin

Perawatan Motor Setelah Turun Mesin

Hal kedua dalam perawatan motor setelah turun mesin ialah hindari pemaksaan kinerja dari mesin. Anda harus menjaga kinerjanya. Gunakan secukupnya saja dan jangan sampai berlebihan. Karena ganti mesin atau turun mesin berbeda dengan motor baru yang menggunakan mesin original. Jelas kualitasnya berada di bawahnya.

Baca Juga :  Cara Mengetahui Ciri Mobil Bekas Tabrakan

Jadi kalau bisa, Anda harus menghindari berkendara jarak jauh dahulu. Karena mesin mobil belum berada pada posisi yang 100% stabil. Jadi Anda harus benar – benar waspada. Perbaikan dengan mengganti beberapa komponen mesin, tidak bisa disamakan dengan mesin dari motor yang baru dan original.

3. Komponen Sistem Permesinan

Anda sangat jangan melakukan pengecekan sistem pada mesin motor Anda? Nah, ketika motor sudah pernah mengalami turun mesin, maka Anda harus sering – sering melakukan pengecekan pada sistem permesinannya. Perawatan motor setelah turun mesin dalam hal pengecekan salah satunya ialah mengecek filter udara.

Selain itu juga harus rutin – rutin mengganti oli dan segera mengganti komponen – komponen yang sudah mulai menunjukkan gejala – gejala kerusakan atau menuju aus. Jika masih bingung, Anda bisa langsung melakukannya setiap sebulan sekali dalam servis rutin untuk motor Anda.

4. Oli Dan Bahan Yang Sesuai

Perawatan Motor Setelah Turun Mesin

Jika Anda melakukan ganti oli atau komponen pada mesin lainnya, harus juga memperhatikan mana yang cocok untuk motor Anda dan tidak. Jangan asal saja ganti asal murah tanpa melihat apakah itu sudah sesuai untuk dipakai motor Anda atau tidak. Baik itu oli atau pun bahan komponen lainnya.

Hal ini sangatlah penting untuk Anda jaga. Biasanya perawatan motor setelah turun mesin pada bagian ini sering kali dilupakan dan luput untuk dilakukan. Jadi Anda harus benar – benar memperhatikan dari yang paling atas sampai yang satu ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *