Tips Agar Motor Tidak Cepat Panas

Berikut Tips Agar Motor Tidak Cepat Panas

Tenaga motor sanga dipengaruhi dengan kondisi mesinnya. Apabila kondisi mesin cepat panas, maka akan sangat menganggu karena perfoma motor sendiri menjadi kurang bertenaga atau maksimal. Namun jangan khawatir karena ternyata ada tips agar motor tidak cepat panas yang bisa dicoba.

Adapun untuk ciri-ciri motor mengalami overheat adalah tenaganya yang tiba-tiba berkurang meskipun mesin masih menyala. Bahkan motor tidak mau bergerak ketika digas semakin dalam. Berikut ini adalah sejumlah tips yang tadi disebutkan, silahkan baca dan pahami baik-baik.

Tips Agar Motor Tidak Cepat Panas yang Bisa Anda Coba

Tips Agar Motor Tidak Cepat Panas

1. Memerikan kinerja komponen pendingin

Tidak hanya mobil saja yang memiliki komponen pendingin, namun motor pun sama. Komponen ini sendiri memiliki fungsi untuk mengalirkan udara segar lewat sirip-sirip radiator serta mendinginkan suhi radiator yang dimiliki oleh motor.

Dalam radiator ada kipas yang nantinya akan berputar sesuai dengan perintah dan sensor otomatis jika tiba-tiba mesin mengalami overheat. Biasanya kipas ini memang adanya di motor yang mesinnya masih baru dan modelnya pun modern. Jadi kalau motor tua harus pasang sendiri ya.

2. Rutin mengganti oli

Oli atau pelumas adalah satu bagian yang tidak terpisahkan dengan mesin. Tanpa oli mesin tidak bisa melakukan pekerjaannya. Nah untuk tips agar motor tidak cepat panas yang kedua ini mengharuskan Anda untuk meluangkan waktu dalam mengganti oli mesin.

Selain menjadi pelumas untuk meminimalkan terjadinya gesekan di mesin, oli juga menjadi pengontrol suhu pada ruangan mesin. Oleh sebabnya menggati oli secara rutin akan menjadikan mesin selalu awet, sehat, dan bekerja secara maksimal.

Akan tetapi yang harus Anda perhatikan disini adalah kualitas dari oli. Ingat setiap mesin membutuhkan oli dengan kaulitas yang berbeda-beda. Sehingga hal itu membuat Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu kepada mekanik untuk mengetahui jenis oli terbaik yang harus dibeli.

Baca Juga :  Tips Membeli Motor Bekas yang Penting Untuk Diperhatikan

3. Memastikan cairan pendingin masih cukup

Tips berikutnya adalah memastikan bahwa cairang pendingin masih cukup. Tidak kurang dan juga tidak melebihan ambang batas maksimalnya. Untuk mengeceknya Anda bisa membuka bagian yang menyimpan water coolant atau cairan pendingin.

Cairan ini nantinya akan mendistribusikan ke bagian mesin ketika Anda menggunakan motor. Akan tetapi sangat dianjurkan untuk mengecek ketika motor sudah melakukan perjalanan yang cukup jauh.

4. Mengecek kondisi piston.

Tips Agar Motor Tidak Cepat Panas

Selain komponen diatas piston juga menjadi bagian penting daripada motor. Mengecek kondisinya menjadi tips agar motor tidak cepat panas yang wajib Anda lakukan. Posisi piston yang ada di dalam silinder dengan kondisi terlalu rapat akan mebuat seher dan piston tidak memiliki kelegaan gerak.

Sehingga hal ini akan menghambat saluran pelumasan oli. Jika dibiarkan secara terus menerus kinerja motor akan semakin berat sehingga membuat mesin rentan panas. Bahkan potensi piston untuk merusak blok pada mesin juga sangat besar.

Untuk cara yang satu ini lebih baik ditanyakan oleh ahlinya. Karena keberadaannya cukup tersembunyi dan kerapatan kelonggarannya hanya pihak mekanik yang mengerti. Jadi pastikan Anda membawa kendaraan ke bengkel resmi untuk memperoleh setelan yang standart.

Demikianlah ulasan mengenai tips agar motor tidak cepat panas yang dapat diberikan kepada Anda. Mungkin masih ada beberapa tips otomotif lagi yang bisa kamu cek di situs kami, namun keempat diatas memiliki posisi yang paling tinggi. Itu artinya sangat penting dan wajib Anda jalankan. Jangan malas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *