Cara Mendeteksi Tabrakan Mobil Bekas Dengan Benar

Jika setiap penjual jujur ​​menyampaikan segala kekurangan barang yang ingin dijualnya, mungkin membeli mobil bekas sangat menyenangkan.

Tapi tidak, ada penjual tidak bertanggung jawab yang sengaja menutupi kekurangan mobil untuk mendapatkan harga jual yang relatif tinggi.

Sudah menjadi rumusan jual beli, bahwa penjual menginginkan harga tertinggi sedangkan pembeli menginginkan harga terendah. Maka dari itu setiap pembeli atau penjual harus pandai menyikapi fenomena ini.

Dari sudut pandang pembeli, diinginkan untuk dapat memeriksa mobil bekas dengan benar. Mulai dari pengecekan performa kendaraan, pengecekan kerusakan komponen dan pendeteksian tanda-tanda banjir atau kecelakaan.

Foto: Pemeriksaan Peugeot harus dilakukan karena oli memiliki peran penting bagi kendaraan yaitu memberikan lapisan pada komponen saat digosok agar tidak aus dan cepat rusak.

Untuk mengetahui apakah mobil tersebut mengalami kecelakaan atau tidak, Mandor Nissan Bintaro, kata Ibrohim, perlu konfirmasi ke bengkel resmi untuk mengecek riwayat perbaikan bodi.

Jika tidak ada catatan dari bengkel resmi, Anda bisa melihat sasis dan sambungan antar panel pada mobil secara langsung, ada yang bengkok atau sambungan yang berbeda dari pabrikan.

“Perlu ke bengkel resmi untuk cek history perbaikan, kalau ada invoice atau invoice perbaikan body dari bengkel resmi biasanya harga jualnya diminta naik. Bisa juga cek langsung di chasis kendaraan terutama di sambungan antar panel,” kata Ibrohim kepada , Senin (6/6/2022).

Ia juga menjelaskan, jika mobil dilengkapi sistem airbag dan mengalami kecelakaan serius, bisa dipindai di bengkel resmi. Dengan scan, akan diketahui apakah sistem airbag pernah aktif atau tidak.