Review Honda HR-V Turbo RS, Berkuda Di Sirkuit Mandalika!

Review Honda HR-V Turbo RS-Kesempatan menjajal HR-V Gen 3 pun telah tiba. Khususnya, kami mendapat unit varian tertinggi atau Turbo RS. Kemudian lokasi test drive mobil ini di Sirkuit Mandalika.

Ini adalah pertama kalinya kami berkendara di Sirkuit Mandalika. Namun, tidak sulit untuk bisa menikmatinya. Salah satu alasannya, Honda membagikan test drive Honda HR-V Turbo RS Review dalam dua sesi.

Review Honda HR-V Turbo RS

Yang pertama adalah drag race untuk menguji akselerasi rivalnya Hyundai Creta. Yang kedua adalah sesi sirkuit penuh.

Mau tahu review Honda HR-V Turbo RS di Sirkuit Mandalika? Berikut pembahasan selengkapnya.

HR-V Turbo RS, Kemampuan Akselerasi

Review pertama Honda HR-V Turbo RS, terkait akselerasi. Pengujian melibatkan dua model HR-V, baru dan lama.

Jadi kami menguji dua mobil yang berbeda dua kali. Pertama gunakan model HR-V 1800 cc atau lebih tua. Kemudian menggantikan HR-V Turbo RS sebagai generasi ketiga.

Lintasan yang digunakan adalah lintasan lurus sepanjang 402 m. Akhirnya, setelah drag race, kami menyimpulkan bahwa HR-V Turbo RS memang terbukti lebih istimewa.

Khusus HR-V terbaru, sebelum melakukan akselerasi, mode berkendara terlebih dahulu kita alihkan ke posisi sport. Buang gasnya! Akselerasinya terasa lebih lincah dibandingkan model lama.

Hal ini dibuktikan dengan catatan waktu yang dibukukan oleh pabrikan dengan logo H. Kemudian HR-V terbaru bisa mencapai 16,874 detik dari diam hingga 402 meter. Sedangkan HR-V 1.800 cc hanya mampu merekam 19.532 detik.

Dengan kata lain, review HR-V Turbo RS membuktikan bahwa dari segi akselerasi hampir 3 detik lebih baik dari model lama.

Hal berikutnya yang terasa berbeda atau peningkatan yang lebih baik pada HR-V Gen 3 adalah keketatan kabin. Saat Anda mengendarai HR-V baru, lebih senyap.

Baca Juga :  Ini 3 Fungsi Oli Gardan Mobil yang Sangat Penting!

Mengoperasikan HR-V Turbo RS, Mudah Berkeliling Sirkuit Mandalika

Review Honda HR-V Turbo RS selanjutnya adalah bersepeda keliling sirkuit. Pada sesi ini kami dibantu oleh seorang pebalap profesional, Alvin Bahar.

Alvin mengendarai Honda Civic RS di depan mobil kami. Intinya menunjukkan cara berkendara yang benar di Sirkuit Mandalika. Mulai dari menunjukkan garis balapan, waktu menginjak rem, dan lainnya. Jadi, kita bisa menikmati trek dengan mudah.

Juga, kami mengendarai Honda HR-V baru yang memiliki banyak peningkatan dibandingkan model lama. Dari segi dimensi misalnya lebih lebar dan atapnya lebih rendah. Hal ini membuat mobil lebih nyaman untuk bergerak.

Kemudian HR-V Turbo RS menggunakan mesin turbo 1.500 cc dengan transmisi otomatis setara CVT, sehingga kita tidak perlu repot mengganti gigi. Tinggal tancap gas dan rem. Bahkan seorang pemula, Anda bisa melakukannya.

Saat berkendara, kita cukup memasukkan posisi transmisi ke D (drive). Kemudian gunakan mode olahraga. Alhasil, saat pedal gas diinjak, responsnya lebih stabil. Jika Anda ingin merasakan sensasi pergantian gigi manual ala mobil balap, Anda bisa menggunakan paddle shift.

Sebagai informasi, Sirkuit Mandalika memiliki panjang 4,31 km. Semuanya ada 17 putaran. Dari awal perjalanan, treknya sebenarnya sangat menantang. Karena ada tikungan tajam setelah lurus, jadi kami harus mengerem cukup dalam. 

Untungnya, sistem rem HR-V Turbo RS sudah dilengkapi dengan ABS. Efeknya sangat mampu melakukannya. Anda tidak perlu takut rem terkunci, bahkan jika Anda menginjaknya dengan keras.

Saat melewati tikungan 2 dan 3 berbentuk S, uji performa revisi Honda HR-V Turbo RS membuktikan mobil masih sangat stabil saat digunakan meliuk-liuk. Ban terasa sangat lengket dengan aspal.

Baca Juga :  Perhatikan 5 Komponen Mobil yang Wajib Dirawat Agar Awet

Belakangan, kami menemukan banyak tikungan kecepatan di Sirkuit Mandalika. Hal ini juga tidak menjadi masalah bagi HR-V, gejala tidak stabil sangat minim sehingga terasa stabil.

Sampai tikungan 10, ada jebakan kecepatan. Di sini Anda harus melakukan pengereman yang terlambat, karena lintasannya berbentuk seperti U-Turn. Hal terakhir yang membuat saya grogi adalah sudut 16 dan 17 Sirkuit Mandalika sangat sempit. Jadi memang butuh konsentrasi untuk melewatinya.

Inilah Kelemahan Honda HR-V Turbo RS

Setelah mengulas Honda HR-V Turbo RS, sebenarnya kita tidak hanya bisa menikmati kelebihannya saja, tapi juga kekurangannya. Sebut saja dari pengaturan jok dan setir, masih manual. Padahal, dari segi harga, SUV ini menembus Rp. 513,9 juta (OTR Jakarta).

Kemudian dari bagian mesin, peningkatannya sudah istimewa dibandingkan model lama. Hanya saja mungkin lebih baik, karena Honda memberi batasan. Dari segi tenaga, mesin HR-V Turbo RS hanya mampu menghasilkan 177 PS. Padahal ini mesinnya sama dengan CR-V dan Accord, dimana tenaga aslinya bisa tembus 190 PS.

Lalu yang juga kurang pada HR-V Turbo RS adalah aura sporty pada bodynya hanya sebagai penghias saja. Jika dilihat, ada tambahan spoiler di sekujur tubuhnya. Sayangnya itu tidak dibuat untuk tujuan aerodinamis, tetapi kosmetik.

Nah setelah mengetahui review Honda HR-V Turbo RS di Sirkuit Mandalika, apakah anda tertarik untuk memilikinya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.