Tips Cegah Kondisi Darurat Gara-gara Mobil Mogok Di Perjalanan

Saat berkendara, terutama dalam perjalanan jarak jauh, terkadang mobil yang kita kendarai bermasalah dan menyulitkan perjalanan, bahkan melelahkan.

Sebelum memulai perjalanan, Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan pada beberapa bagian kendaraan untuk memastikan kondisinya benar-benar baik.

“Untuk kenyamanan dalam perjalanan, dapat dilakukan pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh, mulai dari bagian luar, ruang mesin dan diakhiri dengan bagian dalam,” saran Brian, Head of Sales Atlas Indonesia, layanan emergency road assistance (ERA) perusahaan di acara pengantar Layanan ERA. oleh Carro Indonesia, di Jakarta, Rabu (20/4/2022).

Brian menjelaskan, pemeriksaan pra-perjalanan diperlukan untuk memastikan keselamatan pengemudi dan penumpang serta barang yang diangkut. Hal ini juga sekaligus untuk mengurangi risiko kecelakaan dan pemogokan di jalan.

Namun, ketika kendaraan Anda tiba-tiba mati atau mogok di jalan, tetap tenang, Brian menyarankan untuk tidak panik dan tetap fokus karena melalui hashtag #TenangAdaAtlas mereka menyediakan layanan ERA untuk situasi seperti dijelaskan di atas.

Berikut beberapa tips untuk menghindari situasi darurat seperti menyebabkan mesin kendaraan mati atau mogok di jalan.

1. Periksa Bahan Bakar
Sebelum bepergian, ada baiknya untuk memeriksa bahan bakar kendaraan. Jangan sampai kehabisan oli di tengah perjalanan atau jangan lewatkan untuk mengecek indikator bahan bakar.

2. Periksa Kondisi Baterai
Pastikan kondisi baterai dalam kondisi baik. Pasalnya, baterai menjadi energi untuk mengaktifkan mesin kendaraan.

Masalah baterai biasanya longgar atau longgar kabel dari terminal baterai. Selain itu, baterai yang sudah habis masa pakainya bisa memicu performa mesin menjadi kurang maksimal.

3. Periksa
sekring Setelah menepi dan memberi sinyal darurat, mulailah dengan memeriksa sekring mobil. Periksa apakah sekering putus atau tidak.

Sangat mudah untuk mendeteksi sekring yang putus. Lihat bagian plastik bening, jika kabel di dalam masih tersambung berarti sekring tidak perlu diganti.

Namun jika kabel sekering sudah putus, maka gantilah dengan jenis sekering yang memiliki kapasitas yang sama.

4. Periksa
Karburator Jika kendaraan Anda masih menggunakan karburator, bisa jadi masalah yang timbul dari komponen ini.

Jika masalah pada karburator membuat sulit untuk menghidupkan mesin kendaraan.

Saluran bahan bakar yang tidak berfungsi akan mencegah proses pembakaran yang tidak sempurna dan mesin akan sulit untuk dihidupkan.

5. Terlalu panas

Inilah penyebab kendaraan tiba-tiba mati atau rusak. Mesin yang terlalu panas atau overheat bisa menjadi penyebab mobil rusak.

Umumnya karena air radiator kurang atau habis karena bocor atau lupa mengisi. Air radiator berfungsi sebagai pendingin yang berguna untuk menjaga suhu mesin agar tidak terlalu panas.