Belajar Dari Kecelakaan Yang Sering Terjadi, Begini Cara Atasi Rem Blong Pada Mobil

Baru-baru ini, kabar kecelakaan truk tronton di Balikpapan, Kalimantan Timur yang menabrak beberapa sepeda motor dan mobil membuat heboh warganet Indonesia.

Dalam video klip pendek yang tersebar di media sosial, terlihat sebuah truk tronton seberat 20 ton kehilangan kendali saat berada di lampu merah. Hal ini menyebabkan truk tersebut bertabrakan dengan beberapa pengendara di depannya sehingga menyebabkan beberapa kali tabrakan.

Belakangan diketahui penyebab utama kecelakaan adalah rem truk blong. Terjadinya kegagalan rem sering menjadi faktor terjadinya kecelakaan saat berkendara yang tercatat selama 5 tahun terakhir, kecelakaan akibat rem blong hampir mencapai 90 persen.

Mengantisipasi hal tersebut, dilansir dari situs resmi Suzuki, kami telah merumuskan cara mengatasi rem blong pada mobil.

Cara pertama adalah dengan memompa rem, rem yang dipompa terus menerus dapat membuat tekanan pada rem kembali normal.

Tetapi jika Anda mengerem Anda merasakan tekanan yang keras, mungkin saat memeriksa pedal mungkin ada sesuatu yang macet. Anda dapat meminta pengemudi di samping untuk memeriksa bagian pedal itu atau Anda dapat memperlambat untuk memeriksa bagian itu.

Langkah selanjutnya adalah menurunkan gigi transmisi, cara ini dinilai paling praktis untuk mengatasi rem blong. Anda bisa memanfaatkan efek engine brake untuk menurunkan gigi transmisi pada pedal mobil.

Jika cara di atas tidak efektif, Anda bisa mematikan mesin dan mengaktifkan rem tangan. Saat melakukan pengereman, pastikan Anda melakukannya dengan perlahan dan hati-hati agar bisa merasakan gigitan rem pada kaliper roda.

Langkah terakhir yang bisa Anda pilih jika merasa semua langkah di atas sudah tidak mampu lagi mengatasi masalah rem blong adalah dengan memukul benda lunak dan menekan lampu hazard dan klakson.

Baca Juga :  Cara Membuat Mika Lampu Mobil dari Akrilik: Reparasi Mudah Terjangkau

Dengan menekan klakson dan menyalakan lampu hazard, Anda dapat memberi sinyal kepada kendaraan lain bahwa rem pada mobil Anda gagal. Dengan begitu mereka bisa menjauh dari kendaraan Anda.

Selain itu, menabrakkan mobil ke benda lunak seperti area berlumpur atau bukit pasir bisa menjadi upaya terakhir untuk mencegah mobil Anda bergerak.

Meski begitu, penting bagi pengemudi untuk memeriksa kendaraannya secara berkala untuk menciptakan keselamatan dan keamanan serta meminimalkan kecelakaan saat berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.