Tips Pintar Memilih Helm Dan Cara Merawatnya Agar Tidak Bau

Kendaraan roda dua yang menjadi sarana transportasi umum semakin banyak digunakan.

Berbicara tentang sepeda motor, Anda tidak bisa lepas dari penggunaan helm.

Namun, masih banyak yang belum bisa memilih helm dengan ukuran yang pas, terutama untuk wanita.

Dikutip dari RC Motogarage Store Manager, Priadanis Nugroho Putra, ia membagikan tips memilih helm yang tepat untuk wanita.

Cara termudah adalah dengan menggunakan jari telunjuk Anda.

Sebelum membeli helm, kata Danis, pembeli harus mengukur lingkar kepala.

“Karena setiap helm memiliki ukuran yang berbeda-beda. Misalnya ukuran S 55-56cm, ukuran M 57-58, ukuran L 59-60 dan XL 61-62,” kata Danis.

Ia menambahkan, keluhan pipi sempit saat mencoba helm merupakan hal yang wajar dan juga wajib.

Sebab, jika pipi tidak dicubit, maka kepala yang akan menanggung beban dan menyebabkan pengguna helm sering merasa pusing.

Selanjutnya, saat mencoba helm, pengguna bisa mengujinya dengan memasukkan jari telunjuk di dahi.

“Kalau jari tidak masuk, berarti helmnya pas dengan ukuran Anda, yang seharusnya tidak jika kepala Anda terasa pegal. Terkadang kami menyuruh pelanggan kami untuk mencoba helm tersebut minimal 5 menit agar mereka bisa rasakan, ” ujarnya.

Tips Perawatan Helm Anti Bau

Perawatan helm juga harus diperhatikan agar tetap nyaman digunakan.

Helm yang tidak dijaga dan mengeluarkan bau yang tidak sedap juga bisa menjadi tempat berkembang biaknya penyakit.

Dikutip dari, helm yang mengeluarkan bau apek disebabkan karena penggunaan dan penyimpanan yang tidak hati-hati.

Aktivis Komunitas Belajar Helm, Ahmad M mengatakan, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan pemilik helm untuk menghindari hal tersebut.

Berikut ini yang harus diperhatikan agar helm tidak mengeluarkan bau tak sedap:

Baca Juga :  Dipasang Di Kaca Depan Dan Belakang, Ini Fungsi Dashcam Pada Mobil

1. Jangan memakai helm saat rambut basah

Bau tak sedap itu berasal dari bakteri yang bersarang di helm.

Bakteri ini ada karena saat memakai helm, kondisi rambut masih basah.

Khusus untuk pengguna pomade.

Kandungan minyak dalam pomade berdampak negatif pada inner pad.

Hal ini menyebabkan kotoran saling menempel dan bakteri berkembang biak.

2. Gunakan liner helm atau balaclava

Jika Anda adalah tipe orang yang mudah berkeringat, disarankan untuk menggunakan strap, cup helm atau balaclava.

Penggunaan perangkat ini berguna agar keringat tidak menempel di bagian dalam helm.

Karena keringat tidak hanya menyebabkan bau, tetapi juga dapat menurunkan kualitas busa helm.

3. Keringkan segera setelah hujan

Helm yang terkena hujan bisa cepat menimbulkan jamur.

Untuk itu jika terkena hujan harus segera dibersihkan terutama pada visor agar tidak tumbuh jamur.

Anda juga bisa mengeringkan helm menggunakan kipas angin selama tiga jam.

Jangan menjemur helm di bawah sinar matahari, karena akan membuat efek Expanded Polystyrene atau Styrofoam (ESP) cepat rapuh.

4. Letakkan helm di posisi terbaik

Setelah menggunakan helm, jangan lupa untuk membuka visor dan meletakkannya terbalik.

Lakukan ini selama sekitar satu jam agar panasnya cepat hilang.

Setelah itu, Anda bisa meletakkannya di posisi normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.