kenapa mesin motor cepat panas

5 Alasan Kenapa Mesin Motor Cepat Panas yang Harus Diketahui

Saat ini motor merupakan salah satu kebutuhan bagi kebanyakan orang. Motor kondisi baru biasanya memiliki performa lebih bertenaga dan mantap. Namun tidak berarti bisa digunakan sesuka hati. Apabila dalam penggunaannya tidak benar maka dapat menyebabkan mesin motor cepat panas. Perlu diketahui juga alasan kenapa mesin motor cepat panas karena bila diabaikan bisa jadi masalah serius.

Banyak yang belum tahu dampak buruk dari mesin motor yang cepat panas. Padahal mesin yang cepat panas dapat berakibat fatal jika dibiarkan. Untuk itu sangat penting mengetahui alasan mesin motor cepat panas supaya dapat mengantisipasinya, sebagaimana berikut:

1. Oli Tidak Rutin Diganti

Salah satu alasan kenapa mesin motor cepat panas adalah oli yang tidak rutin diganti. Oli yang telat diganti dapat menyebabkan oli kotor dan akhirnya mengurangi kinerja mesin motor. Padahal mengganti oli motor merupakan sebuah kewajiban penggunanya yang dapat memperpanjang umur mesin. Mengganti oli juga tidak boleh sembarang merk oli.

Sangat direkomendasikan mengganti oli sesuai dengan rekomendasi dari pabrik kendaraan tersebut. Mengganti oli yang baik  tidak lebih dari 3 bulan, namun disesuaikan dengan jarak tempuh kendaraan tersebut. Apabila tidak sampai 3 bulan sudah menempuh lebih dari 3000 km maka sebaiknya diganti.

2. Salah Dalam Pemilihan Jenis Oli

Alasan kedua kenapa mesin motor cepat panas adalah salah dalam pemilihan jenis oli. Setiap mesin motor memiliki standarisasi dan karakteristik masing-masing. Maka dalam memilih jenis oli harus sesuai dengan jenis mesin dan karakter mesin. Karena setiap merk mesin sudah memiliki jenis oli untuk matic dan transmisi manual.

Banyak oli menawarkan harga murah, namun perlu diingat harga murah belum tentu kualitasnya baik. Jangan gampang tergiur dengan harga murah, karena oli kualitas buruk dapat merusak mesin dan biaya perawatan mesin lebih mahal.

Baca Juga :  Murah! Royal Enfield Classic 350 Sudah Bisa Dipesan

3. Sirkulasi Oli Tidak Maksimal

Pecinta dunia otomotif tentu sudah tidak asing dengan istilah Oil Coolant. Oil Coolant berfungsi sebagai pendingin oli dalam mesin apabila mengalami overheating. Fungsinya hampir mirip dengan radiator motor yang dapat mengurangi overheating.

Hal inilah yang dapat menjadi penyebab mesin cepat panas karena sirkulasi oli tidak maksimal. Sirkulasi oli yang terhambat dapat memperlambat proses pendinginan mesin. Apabila dibiarkan maka mesin akan cepat panas dan akhirnya rusak, bahkan jika fatal bisa terbakar.

4. Pemilihan Sensor Suhu Yang Keliru

Sepeda motor keluaran terbaru memiliki teknologi yang lebih canggih. Biasanya sepeda motor keluaran baru memiliki fitur untuk mengatur temperatur suhu. Sensor ini bernama Engine Coolant Temperature yang berfungsi untuk memberikan info suhu pada ECU. Setelah itu akan mendinginkan mesin pada sepeda motor.

Sensor ini dapat membantu namun juga dapat merusak apabila dalam pengaturannya tidak tepat. Apabila ECU sudah mengalami error atau rusak maka tidak dapat membaca suhu mesin dengan benar. Maka sebaiknya lakukan servis dan mengecek sensor suhu secara rutin.

5. Pengaturan Bahan Bakar Terlalu Irit

Kesalahan pada pengaturan tingkat keiritan bahan bakar dapat menjadi salah satu alasan kenapa mesin motor cepat panas. Pengaturan bahan bakar yang terlalu irit sangat mempengaruhi kinerja mesin. Maka sebaiknya untuk tidak mengatur bahan bakar terlalu irit, biarkan saja sesuai setelan standar.

Biasanya pengaturan bahan bakar dilakukan di bagian karburator. Untuk menyetel keiritan dapat melalui beberapa sekrup setelan stasioner namun nantinya akan menjadi brebet apabila terlalu irit. Hal semacam ini akan memforsir kinerja mesin dan akan menjadi mudah panas.

Itulah 5 alasan kenapa mesin motor cepat panas. Setelah mengetahui penyebabnya, maka pengguna dapat mengantisipasi supaya mesin tidak cepat panas. Manfaatnya adalah umur mesin semakin panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.