tekanan freon ac mobil

5 Langkah Mengukur Tekanan Freon AC Mobil, Yuk Ketahui!

Pengukuran tekanan freon AC mobil membutuhkan bantuan manifold gauge. Secara otomatis manifold ini menunjukkan apakah tinggi atau rendah tekanan freonnya. Jika tekanannya tinggi akan menunjukkan garis merah. Namun, jika tekanannya rendah, pasti menunjukkan garis biru. Sebelum mengukur pastikan harus sudah mengetahui bagian-bagiannya dengan sempurna. Alasannya adalah agar dalam proses pada pengukuran berjalan lancar tanpa kendala. Berikut adalah 7 langkah mengukur tekanan untuk freon AC mobil dengan mudah :

1. Memastikan Kran Tertutup Baik.

Pertama, hal yang harus dilakukan adalah memastikan kran manifold gaugenya ditutup sesuai arah dari gerakan pada jarum jam. Hal ini bisa digunakan pada jenis kran baik tekanan terendah ataupun tertinggi. Jangan sampai kran tidak tertutup sempurna, karena pastinya menghambat proses pengukuran tekanan.

2. Pasang Alat Nepel

Kedua, dalam pengukuran tekanan freon AC mobil adalah memasang alat nepel. Alat ini dipasangkan ketika krannya betul-betul sudah ditutup sempurna. Letakan alat nepel warna biru di service valve AC tekanan rendah, sedangkan nepel yang warna merah untuk service valve AC tekanan tertinggi. Pasang dengan benar nepel biru ini dengan benar, sebab posisi ini berbeda-beda tergantung jenis mobilnya.

3. Lakukan Gerakan Memutar pada Pemasangan Nepel

Ketiga, adalah setelah memasang pada alat nepel baik biru maupun merah, lakukan gerakan memutar untuk memasangnya. Bagian atas pada AC diputar arah yang berlawanan. Setelah itu lakukan tarik pada kancingan dibawah mengikuti arah pada panah guna mudah masuk service valve. Langkah ketiga ini juga berlaku pada tekanan AC yang paling tinggi ataupun juga yang rendah. Setelah itu dilakukan akan terdengar bunyi “klik” apabila pemasangan pada nepel AC nya berhasil terpasang dengan tempatnya. Jika belum terdengar bunyi sudah dipastikan ada yang salah dalam pemasangannya.

4.  Memutar Kancingan

Langkah keempat yang dapat dilakukan adalah memutar kancingan AC yang tekanannya paling tinggi ataupun rendah (baik itu warna biru dan juga merah) satu arah jarum jam. Memutar pada titik open juga bisa dilakukan guna membuka service valve juga freonnya mengalir dengan sempurna. Jangan khawatir, untuk tekanannya pun bisa dipelajari menggunakan alat ukur.

Selanjutnya hasil akan ditunjukkan menggunakan alat pengukur AC pada mobil belum nyala. Tekanan normal biasanya mencapai angka 70 sampai 90 psi dan mesin pada mobil pun tetap normal terasa dingin. Pastikan juga untuk selalu baca alat ukurnya sedetail mungkin. Jika salah bisa jadi alat ukurnya bermasalah.

5. Hidupkan Mobil

Terakhir dalam mengukur tekanan freon AC mobil adalah menghidupkan mesin. Jangan lupa untuk menghidupkan pula AC, biasanya pada mobil yang menyala tekanan rendah pada AC mobil menunjukkan angka 20 sampai 30 psi. Sedangkan untuk tekanan tertingginya menunjukkan angka 170 sampai 250 psi.

Semua penjelasan di atas adalah langkah dalam mengukur tekanan freon AC mobil yang mudah dilakukan. Mengetahui levelnya normal atau tidak pun sangat mudah sekali. Caranya adalah saat mobil tidak nyala, normal tekanannya menunjukkan 20 psi (ini termasuk tekanan rendah). Untuk tekanan 180 psi ini berarti menunjukkan ke tekanan tertinggi.

Jika diukur dengan mobil menyala, maka untuk angka terendah menunjukkan 25 psi dan tekanan tertinggi akan menunjukkan angka 220 psi. Demi freon AC ini tetap awet dan tahan lama, lakukan pengukuran rutin ada tekanan AC nya. Usahakan untuk tidak melebihi batas normal 250 psi ya, sebab jika terjadi akan dipastikan freon AC cepat untuk rusaknya.